Namun meski begitu, dirinya menilai secara keseluruhan pelaksanaan UNBK bisa dilaksanakan dengan aman. Hanya saja, memang ada dua sekolah tadi yang terpaksa harus mengikuti ujian susulan di April nanti.
“Jumlah siswa yang mengikuti ujian susulan nanti ada 33 siswa. Dimana, dari jumlah tersebut masing-masing sekolah ada yang diisi 17 siswa dan satu sekolah lagi jumlah siswanya 16 orang,” ujar Nonong.
Nonong menjelaskan, kendala akibat jaringan listrik terjadi di sesi ketiga, tepatnya pada jam 14.00-16.00 WIB.
“Sebenarnya bisa kita paksakan sampai jaringan listriknya stabil, tetapi kasihan juga kalau siswanya harus mengerjakan ujian di malam hari. Pertama otak sudah enggak fresh dan kebanyakan yang sekolah di SMK itu siswi. Kasihan kalau pulang malam hari,” ulasnya.
Oleh karena itu, pihaknya menyarankan untuk ditunda. “Jadi yang gagal ini hanya ada di satu pelajaran saja, tidak semua satu sekolah mengulang,” tegasnya.
Nonong pun menghimbau kepada pelajar yang mengikuti ujian ini untuk bisa bersabar dan tidak perlu berkecil hati.
“Semua siswa tetap harus semangat saat mengikuti UNBK susulan di April 2019, dan mempersiapkan lebih matang lagi,” pintanya.(wdy)






