Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Cijulang, Bripka Atep Dudin mengatakan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan dari sejumlah saksi, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Sebab, banyak warga yang melihat api pertama ke luar dari atap rumah korban.
“Dugaan sementara, api muncul dari arus pendek listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Namun kerugian material diperkirakan hingga Rp100 juta,” jelasnya.
Diakui Atep, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB, setelah warga dan Muspika Kecamatan Jampangtengah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Akibat kejadian ini, penghuni rumah sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat. “Mereka membutuhkan bahan material, baju layak pakai dan lainnya,” pungkasnya. (Den/d)





