Empat Pelaku Pencuri Spesialis BTS ‘Dibungkus’ Polisi

  • Whatsapp
Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif saat menunjukan sejumlah barangbukti dan para pelaku pencurian spesialis perangkat BTS

SUKABUMI — Empat pelaku pencurian spesialis perangkat tower Base Transceiver Station (BTS) dibekuk jajaran Satreskrim Polres Sukabumi, Selasa (14/7).

Dari informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, keempat pelaku ini yakni, Yuli Iswanto alias Cak Yuli (39 tahun), Safarudin alias Keling (29), Adit Setiawan (29) dan Moch Ersin alias Yadi (44).

Read More

Pencurian terjadi pada Rabu 8 Juli 2020, sekira pukul 1.00 WIB bermula ketika pihak vendor mendeteksi ada gangguan sinyal jaringan jalur tower atau BTS di daerah Jampang sampai wilayah Lengkong sehingga langsung melakukan pengecekan dan mendapati ternyata modul UBPP Indosat di daerah Jampang telah hilang.

Selain itu, diperoleh informasi dilokasi tower sebelumnya ada mobil berjenis Nissa Evalia abu metalik bernopol B 2896 POR sehingga pihak vendor langsung melaporkan kejadian itu kepada Kepolisian.

“Setelah itu, Polsek Cibadak mendapat informasi dari masyarakat bahwa mobil tersebut berada di daerah Bantar Muncang Kecamatan Cibadak dan di tinggal oleh pemiliknya,” ungkap Kampolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif kepada Radar Sukabumi, Selasa (14/7).

Lebih lanjut Lukman mengatakan, personil Polsek Cibadak kemudian pengecekan mobil tersebut dan terdapat barang berupa beberapa modul elektronik. Setelah dikoordinasikan dengan vendor, membenararkan modul tersebut milik vendor yang hilang.

“Setelah itu, anggota diperoleh informasi tentang keberadaan salah satu tersangka kemudian Personil Cibadak dan Sat Reskrim Polres Sukabumi mengejar salah satu pelaku hingga berhasil menangkap salah satu pelaku yakni, Safarudin di pintu Tol Cigombong. Setelah dikembangkan, kemudian anggota berhasil menangkap tiga pelaku lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, modus pelaku awalnya berpura-pura sebagai petugas vendor yang melakukan perawatan tower lalu menggunakan kunci palsu pelaku masuk ke area tower dan membongkar hingga merusak perangkat tower dan mengambil perangkat tower seperti modul base band UBBP E4 dan E6 merek Huwawei dan merek Ericsoon.

“Adapun korbannya yakni, PT Indosat, PT XL AXSIATA dan PT HTCP TRI,” terangnya.

Adapun, sambung Lukman, barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku yakni, satu unit kendaraan R4 jenis Nissan Avalia warna abu-abu metalik bernopol B 2896 POR, satu set kunci L, satu buah tang, lima buah obeng, dua kunci BTS, tiga kunci PAS, empat belas unit UBPP Merek Huwawei dan satu modul Baseband.

“Pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 3, 4, 5E dengan acaman pidana penjara paling lama lima tahun,” pungkasnya. (bam/d)

Related posts

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *