Dukung Kesiapan PTM Terbatas, Vaksinasi Pelajar Harus Dipercepat

  • Whatsapp
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Iwan Syahril mengatakan, butuh waktu lama untuk memperbaiki kondisi learning loss (Istimewa)

JAKARTA, RADARSUKABUMI.com – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas harus segera dilaksanakan. Berdasarkan kajian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) situasi pembelajaran daring saat ini memberikan dampak risiko learning loss yang pemulihannya bisa memakan waktu hingga 9 tahun.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Iwan Syahril mengatakan, butuh waktu lama untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Bacaan Lainnya

“Untuk bisa memperbaiki kondisi saat ini dibutuhkan waktu diprediksi bisa sampai 9 tahun,” ucap Iwan beberapa waktu lalu.

Hal ini terjadi karena peserta didik tidak memperoleh pembelajaran yang optimal yang berakibat pada kemunduran akademis dan non akademis. PTM terbatas dinilai dapat menekan risiko learning loss ini demi menjaga kualitas pembelajaran anak Indonesia.

Persiapan PTM terbatas ini didorong di wilayah PPKM level 1-3 dengan tetap memprioritaskan keselamatan insan pendidikan, yang pelaksanaannya mengedepankan kehati-hatian dan protokol kesehatan yang ketat.

Meski begitu, sekolah harus memenuhi syarat SKB 4 Menteri tentang Pembelajaran di Tengah Pandemi untuk bisa menyelenggarakan PTM terbatas. Di sisi lain, pemerintah mendukung pelaksanaan PTM Terbatas dengan menggencarkan program vaksinasi bagi pelajar di daerah.

Vaksin dapat lindungi anak bangsa, jadi ayo divaksin saat vaksinnya tersedia! Untuk informasi terkait Covid-19 kunjungi situs resmi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id dan https://s.id/infovaksin. (arm/sai)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *