Direktur Utama Persija, I Gede Widiade membuka kemungkinan untuk bertukar status tuan rumah dengan Persib. “Tanggal 30 Juni itu kan setelah Pilkada, saya pasti akan diskusi dengan PT LIB dan Persib. Kalau misalnya tidak dapat di SUGBK, kita harus home rasa away, bisa di Bandung, atau tempat lain,” imbuh Gede.
Kalau partai Persija kontra Persib tidak dapat kembali digelar pada 30 Juni karena berdekatan dengan Pilkada, Gede menyerahkan keputusan kepada PT LIB. “Kalau tidak, kita laporkan ke PT LIB, karena wewenangnya ada di PT LIB,” tutur Gede.
“Kalau yang menjelang Pilkada, kita besok akan coba bicara. Kita tahu sepak bola gengsinya besar, kebanggaan, kedaerahan sangat tinggi, pasti sulit untuk negosiasi. Tapi kalau kepentingan nasional, mungkin kita lebih bisa turun,” pungkasnya.
(net)





