DPMD Kabupaten Sukabumi Launching Siskeudes IBC-BJB

  • Whatsapp
Plt Sekda Kabupaten Sukabumi, Zainul didampingi Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, H. Thendy Hendrayana secara simbolis memperlihatkan piagam kerjasama integrasi antara Siskeudes dengan IBC-BJB.

SUKABUMI – Dalam menghindari terjadinya malpraktek di lingkungan pemerintah desa yang ada di Kabupaten Sukabumi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, menggelar launching penerapan transaksi non tunai bagi pemerintah desa di Kabupaten Sukabumi melalui integrasi antara Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dengan Internet Banking Corporate Bank BJB (IBC- BJB), Senin (21/12).

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Sukabumi Indah, Kecamatan Sukabumi itu, telah menerapkan protokoler kesehatan secara ketat. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak pengecekan suhu tubuh serta telah dihadiri Plt Sekda Kabupaten Sukabumi, Zainul yang ditandai dengan pemukulan gong dihadapan puluhan kepala desa yang tergabung dalam wadah APDESI Kabupaten Sukabumi dan perwakilan APDESI kecamatan yang terebar di Kabupaten Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, H. Thendy Hendrayana mengatakan, penerapan transaksi non tunai bekerjasama dengan BJB bagi pemerintahan desa ini sebagai sarana untuk mempermudah pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel dalam pengelolaan keuangan desa.

“Dalam penerapan transaksi non tunai ini melalui keterpaduan aplikasi Siskeudes dan IBC BJB untuk mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang tertib dan disiplin anggara,” kata Thendy kepada Radar Sukabumi usai melakukan launching aplikasi tersebut, (21/12).

Menurutnya, aplikasi tersebut sengaja diluncurkan sebagai salah satu bentuk pengawasan dalam pengendalian serta pengelolaan keuangan di pemerintah desa agar benar-benar akuntable, aman, nyaman dan menghindari terjadinya malpraktek.

“Aplikasi ini, tentunya bisa dilakukan efisiensi dalam penggunaan waktu, tenaga dan biaya dalam pengelolaan keuangan desa, memberikan jaminan keamanan bagi semua pihak dalam transaksi keuangan dan menertibkan administrasi keuangan desa,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada launching apliasi tersebut sebenarnya sudah digunakan sejak lama. Untuk itu, kini DPMD Kabupaten Sukabumi melaksanakan komitmen dan melengkapi kegiatan yang sudah berlangsung lama.

“Siskeudes itu, sebenarnya sudah kita laksanakan sejak tahun 2017 dan jadi hari ini Siskeudes di jembatani oleh IBC BJB. Artinya sekarang desa lebih mudah lagi dalam melaksanakan pengolahan dana desa melalui aplikasi token itu sendiri. Seperti layaknya menggunakan aplikasi M-Banking pada umumnya,” ujarnya.

Apabila persyaratan dan adiminstrasi sudah dilengkapi, maka mereka bisa mengeksekusi anggaran dan uangnya bisa disalurkan dan ditransfer. Namun, jika kelengkapan dan rekomendasi belum masuk, maka aplikasi pada sistem tersebut akan menolaknya.

“Di tahun depan, RKPD itu akan berubah menjadi SIPD untuk di tingkat desa itu akan menyesuaikan. Karena pada konsepnya itu, kan sudah dirubah dan termasuk dinas-dinas pun sudah melakukan itu.

Tentu hal ini juga harus selaras dengan intansi pemerintah desa yang ada di bawahnya. Artinya semua sistem pada aplikasi ini akan menunjang semua aplikasi itu, diantaranya SIPD,” bebernya.

Untuk menghindari penyebaran virus corona, ujar Thendy, maka pelaksanaan kegaitan tersebut, telah dilangsungkan dengan menerapkan protokoler kesehatan secara ketat. Sementara untuk jumlah peserta dirinya mengaku terdapat sekitar 60 orang yang mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari pengurus APDESI Kabupaten Sukabumi dan perwakilan APDESI di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Iya, sebenarnya kita ingin semua kepala desa di Kabupaten Sukabumi itu, mengikuti kegiatan ini. Tetapi, karena dibatasi untuk pencegahan Covid-19, makanya hanya perwakilan saya. Selain itu, sebenarnya program aplikasi IDC atau Siskeudes itu sudah berjalan sejak lama.

Untuk itu, saat Pak Dirjen berbicara soal Kabupaten Sukabumi merupakan daerah ketiga. Sebenarnya kami itu daerah pertama. Hanya saja saat hendak launching, kami mundur-mundur terus waktunya. Sehingga, lonchingnya pertamanya ketinggalan dengan daerah lain. Padahal kita sudah melakukan praktek,” imbuhnya.

Pihaknya berharap dengan aplikasi ini, dapat digunakan semaksimal mungkin. Karena sebaik apapun sistem jika sumber daya manusianya tidak dilatih, tentu ini akan menjadi kurang efektif. Menurutnya, sumber daya manusia yang dimaksud diantaranya pemerintah desa dan kecamatan yang menjadi sasaran untuk dilakukan pembinaan.

“Nah tentu pembinaan ini sudah kita lakukan, hanya saja pembinaan ini tidak bisa dilakukan satu kali, tetapi sesuai dengan perkembangan maka akan kita anggarkan untuk pembinaan bimtek desa dan kecamatan,” bebernya.

Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Zainul mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada DPMPD dan Bank BJB atas konstribusi dan perhatiannya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik pada lingkungan pemerintahan desa di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, integrasi antara Siskeudes dengan IBC Bank BJB ini, sangat relevan dengan Permendagri Nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa dan Permendagri Nomor 18 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa secara substansial mendorong penyelenggaraan pemerintahan desa agar memahami prinsip, asas dan mekanisme dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan desa dengan baik dan benar.

“Untuk itu, kepada seluruh kepala desa saya berharap agar dapat melibatkan masyarakat dan seluruh perangkat terkait yang ada di desa dalam pengelolaan keuangan desa dan sesuai dengan regulasinya. Sehingga menumbuhkan akuntabilitas publik, jelasnya.

Pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi akan terus berkomitmen dan terus berupaya agar pelaksanaan transaksi non tunai pada pemerintah desa dapat diterapkan secara efektip dan efisien yang berdasarkan azas keamanan dan manfaat. “Saya berharap sistem ini mampu menghemat pengeluaran negara, dapat menekan laju inflasi, mencegah transaksi ilegal serta mewujudkan tertib administrasi pengelolaan kas,” pungkasnya. (Den)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *