BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Doa Tim SAR Gabungan di Hari Keempat Pencarian Santri Al-Amin Cicurug

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Tim SAR gabungan kembali melakukan penyisiran korban kecelakan sungai atas nama Muhammad Akbar (15) yang merupakan seorang santri Al-Amin Cicurug yang terseret di Sungai Cibeber, Kabupaten Sukabumi.

Tim SAR gabungan terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Cicurug, Babinsa Nangerang, Babinkamtibmas Nangerang, BPBD Kabupaten Sukabumi, Damkar Cicurug, PMI Kabupaten Sukabumi, Satpol PP Cicurug, Relawan Doa, SAR Khatulistiwa, MAPALA CBI, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Aqua Rescue, IEA Sukabumi, PDC, SISPALA Semut, Voulenter Phantera, AERI, Sarda Kabupaten.Sukabumi, Paguyuban Ambulance Sukabumi, Relawan ASC, Laskar FPI, Sehati Sukabumi, Catatan Cakrawala Cidahu, Ruang peduli, Kopel, Bagana Banser, serta masyarakat setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi Komandan Tim SAR, melalui komandan Tim SAR, Suryo mengungkapkan, pada pencarian hari empat ini, akan dilakukan penyisiran menggunakan rafting boat dari Kaso Landeuh hingga daerah Bojongkokosan.

“Kami perluas lagi penyisiran hari ke empat ini hingga sejauh 4 kilo meter dengan menggunakan rafting boat, operasi di mulai pukul 07:00 WIB,” jelas Suryo kepada Radarsukabumi.com, Jumat (14/8/2020).

Upaya pencarian, lanjut Suryo mulai dari menggunakan perahu karet ban perorangan, Live jaket dan Team Fisual Darat proses pencarian korban mulai dari menulusuri sungai menyelami kedalaman sungai membongkar tumpukan sampah hingga menyusuri arus pinggir tidak luput ditelusuri oleh SAR Gabungan, dan hari ini SAR gabungan menambahkan satu unit perahu karet dan beberapa team Fisual Darat.

“Kami semua berharap, penyisiran korban laka sungai ini ditemukan pada hari ke empat ini, kami minta doa seluruh masyarakat,” tutupnya.

Sebelumnya, M Akbar terseret arus Kali Cibeber pada selasa (11/8) petang sekitar pukul 17.00 WIB tepatnya di kawasan Nangerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Korban bersama teman-temannya sedang bermain air di pinggiran kali, beberapa saat kemudian korban melompat ke dalam kali hingga akhirnya terseret arus karena pada saat itu kondisi di lokasi kejadian diguyur hujan dan alirannya cukup deras.

Teman-temannya hendak menolong korban namun naas korban lebih dulu terseret dan menghilang. (upi/rs)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button