CIKOLE– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Kota Sukabumi, menyebutkan tingkat minat baca mengalami peningkatan cukup signifikan. Bahkan, pada tahun ini disinyalir mencapai 60 persen.
Kepala Dispusipda Kota Sukabumi, Andri Setiawan mengatakan, peningkatan minat baca tersebut terlihat dari banyaknya warga yang mengunjungi perpustakaan.
“Ya, selain itu juga kami terus menggencarkan Perpustakaan keliling ke setiap sekolah. Jika dipersentasikan peningkatannya sekitar 60 persen,” kata Andri kepada Radar Sukabumi, Jumat (16/12).
Lanjut Andri, Dispusipda berupaya untuk mewujudkan kota literasi juga dilakukan melalui pembentukan duta baca dari berbagai jenjang pendidikan.
Hal itu, sebagai komitmen menggerakkan literasi. Bahkan, nantinya Duspusipda berencana menggandeng Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kota Sukabumi agar Perpustakaan keliling dapat masuk Posyandu.
“Nanti setelah keskolah kami juga bisa membentuk komunitas baca, akan kerjsama dengan Dalduk agar Perpustakaan keliling dapat masuk ke Posyandu,” bebernya.
Menurutnya, kota literasi sangat didukung Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dengan membangun gedung galeri di alun-alun.
Sehingga, dapat memudahkan masyarakat saat hendak membaca.
“Karena itu, minat baca mengalami peningkatan. Hal ini, terbukti dengan bertambahnya jumlah tingkat pengunjung ke perpustakaan. Pasca pandemi yang sebelumnya pengunjung hanya 5 sampai 10 orang, saat ini bisa mencapai 60 sampai 100 orang lebih,” ungkapnya.
Dian menambahkan, kunjungan pembaca ke perpustakaan kebanyakan dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Dispusipda terus berupaya memberikan kenyamanan pengunjung termasuk dalam pengadaan buku. “Kami harap, dengan berbagai upaya yang dilakukan minat baca bisa terus meningkat,” pungkasnya. (cr4/t)






