Ditambahkan Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta, dipilihnya Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi berawal saat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia yang memutuskan untuk mendongkrak ekonomi pasca pandemi melakui sektor parisiwata.
“Dan disitu tumpuan besar justru malah event event olahraga yang dijadikan alat, untuk membuat para turis domestik itu datang kelokasi, maka sejak rapat itu Sukabumi titik pertama kita memulainya dan Palabuhanratu kita pilih tentu sepakat dengan pak Bupati, Palabuhanratu terpopuler Ikonik dimata masyarakat internasional,” timpalnya.
“Maka perlu kita kembangkan lagi, alamnya keren, lautnya keren sehingga 10 KM ini menjadi penting untuk dilaksanakan dengan menyusuri tantangan yaitu dipinggir pantai berlari jadi antara olahraga dan pariwisata, habis ini kita akan event juga di mandalika, ada event juga H2O F1 di Toba, di Borobudur juga ada menanjak gunung, banyak yang kita sudah agendakan dalam kontek membangun ekonomi olahraga,” tandasnya.
Pantauan dilapangan, dalam kesempatan tersebut juga dihadiri jajaran forkompimda, Dandim 0622 Sukabumi, Kapolres Sukabumi, Kadisbudpora, Kadiskominposan, Kadis Kelautan dan Perikanan serta undangan lainnya. (Cr2/d)






