BERITA UTAMA

Di Jalan Raya Sukabumi Bogor, Geng Motor Bersajam Teror Warga 

×

Di Jalan Raya Sukabumi Bogor, Geng Motor Bersajam Teror Warga 

Sebarkan artikel ini
Geng Motor Sukabumi
Kawanan geng motor denganb membawa sajam saat berasi dan membuat resah warga dan pengguna jalan di ruas Jalan Raya Nasional Sukabumi-Bogor

Terkait video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan geng motor seolah menghadang sebuah truk, Andri memberikan klarifikasi. “Itu, sebenarnya bukan menghadang truk yah. Hanya saja, mereka melaju berlawanan arah dengan truk itu, sehingga terlihat seperti menggadang. Namun, arus lalu lintas memang sempat tersendat, karena jumlah mereka cukup banyak dan nyaris menutupi badan jalan,” paparnya.

Lebih lanjut Andri menjelaskan, bahwa aksi konvoi geng motor bersenjata tajam ini bukanlah kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Ia juga mengaku, telah beberapa kali memantau pergerakan geng motor di wilayah tersebut. “Sering terjadi sih tidak, tapi tiap bulan memang ada pergerakan mereka. Kemungkinan karena pengaruh narkoba atau minuman keras,” timpalnya.

Bank bjb Tandamata

Ia juga mengingat peristiwa bentrokan yang pernah terjadi di lokasi yang sama beberapa waktu lalu. “Dulu pernah ada bentrokan di seberang kios, tapi sudah lama. Mereka saling kejar, tapi tidak banyak orangnya seperti kejadian malam kemarin,” imbuhnya.

Setelah melakukan aksi mereka di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, menurut Andri, kelompok geng motor tersebut akhirnya membubarkan diri dengan berbalik arah menuju Sukabumi. “Warga berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas untuk mencegah aksi serupa terulang di kemudian hari,” bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Humas Polres Sukabumi, Iptu Aah Saepul Rohman mengatakan, pihaknya membenarkan perihal aksi kebrutalan kawanan geng motor yang berulah di wilayah Cicurug tersebut. Bahkan, video viral yang merekam aksi tidak terpuji yang dilakukan kawanan geng motor itu, telah menjadi sorotan yang serius bagi pihak kepolisian.

Sebab itu, ia mengaku telah memastikan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah antisipasi untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Setelah mengetahui kejadian itu, kita langsung mengantisipasi adanya video di media sosial yang juga menandai akun Polres Sukabumi. Nah, Polsek Cicurug dan sejumlah Polsek di Rayon Utara juga langsung melaksanakan patroli dan hasilnya aman,” jelas Aah.

Aah juga menyebut bahwa pesan berantai yang beredar di media sosial terkait kejadian tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Namun, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau tindakan kriminal.

“Apabila ada masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan suatu kejahatan atau pelanggaran, silahkan melaporkan kepada kantor polisi terdekat. Iya, baik laporan secara langsung maupun melalui Call Centre 110 atau amun media sosial Polres Sukabumi,” imbuhnya.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli guna mencegah aksi geng motor yang meresahkan masyarakat. “Warga pun diimbau untuk tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi dan tetap menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (Den)