Lebih lanjut ia menjelaskan untuk mengembangkan usahanya pemilik investasi tersebut telah memiliki sebanyak 76 ketua. Namun, dari jumlah tersebut empat diantaranya telah mengundurkan diri.
“Jadi total ketuanya itu ada 76 orang. Sementara pemiliknya tetap HA yang disebut ibu big bos. Iya, dari 76 ketua ini memiliki reseller dan reseller itu salah satunya adalah saya,” ujarnya.
Menurutnya, reseller memiliki tugas untuk mencari konsumen. Dirinya mengaku sudah memiliki banyak konsumen hingga mencapai lebih dari 50 orang.
“Saya kan kerja di pabrik PT Pratama Nike Sukalarang. Kebanyakan konsumen saya itu dari buruh pabrik. Sementara kalau untuk di kampung hanya ada beberapa saja,” imbuhnya.
Ketika disinggung mengenai jumlah kerugian akibat investasi bodong itu, dirinya menjawab tidak bisa mengetahui secara jelas berapa jumlah nominal uang yang sudah disetorkan oleh para reseller kepada ketuanya untuk disetorkan kembali kepada big bos sebagai pemilik investasi tersebut.
“Namun yang pasti ratusan juta uang saya dari konsumen telah disetorkan kepada ketua berinisial RI untuk di setorkan kembali kepada bu big bosnya.
Sebelumnya, RI itu bekerja di pabrik PT Pratama, tapi sekarang sudah keluar karena sedang lahiran,” ujarnya.






