BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Cut and Fill PT CPS Kembali Diprotes

×

Cut and Fill PT CPS Kembali Diprotes

Sebarkan artikel ini
Lokasi kegiatan cut and fill PT CPS nampak berada di atas pemukiman warga dan berdampak bila hujan turun.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Cikujang, Uus Somantri membenarkan apa yang disampaikan warganya. Menurutnya, setiap hujan turun rumah warga Kampung Legoknyenang selalu diterjang banjir. Hal ini karena belum adanya drainase dari kegiatan cut and fill PT CPS.

“Namun setelah adanya kejadian banjir, pihak perusahaan langsung bertanggung jawab dan meninjau rumah warga. Sekarang pihak perusahaan sudah membuat saluran drainase sepanjang 100 meter di lokasi Kampung Legoknyenang,” katanya.

Bank bjb Tandamata

Pihaknya mengaku, sebelum perusahaan melakukan kegiatan cut and fill, mereka telah melakukan sosialisasi kepada warga dari tiga desa yang ada di Kecamatan Gunungguruh di aula Desa Cikujang pada beberapa bulan terakhir. “Saat itu, PT CPS melakukan sosialisasi pembuatan akses jalan untuk mengangkut material tambang dengan panjang kurang lebih 1 kilo meter,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT CPS, Rukmalan Somantri membantah selama kegiatan cut and fill PT CPS berdampak terhadap pemukiman warga. “Tidak ada rumah warga yang terkena banjir akibat dari kegiatan PT CPS. Karena setiap hujan deras, petugas selalu melakukan peninjauan ke lokasi proyek,” jelasnya.

Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya mengaku telah melakukan deteksi dini. Seperti membuat bak penampungan untuk perlintasan air hujan di lokasi proyek cut and fill, membangun gorong-gorong dengan panjang 12 meter dan membuat drainase sepanjang 150 meter.

“Kalaupun ada rumah warga yang terdampak, pasti kami akan bertanggung jawab. Namun sampai saat ini tidak ada rumah warga yang terdampak dari kegiatan ini,” pungkasnya. (Den/t)