“Kita melakukan pemanggilan terhadap mereka ini, untuk dijadikan saksi. Karena, kita mendapatkan laporan secara resmi dari pihak kakak korban MA (17) yang diketahui bernama Pipid (38) asal warga Kampung Leuwiondom RT 01/RW 08, Desa Taman Jaya, Kecamatan Ciemas,” paparnya.
Ketika disinggung mengenai kronologis peristiwa bentrokan pelajar yang menyebabkan salah seorang pelajar dari sekolah swasta di wilayah Kecamatan Cicurug mengalami sabetan pada bagian jari tangan kanannya hingga nyaris putus tersebut, ia mengaku ini belum bisa menjawab. Lantaran, perkaranya masih dalam proses pemeriksaan.
“Kesembilan pelajar Sukabumi tersebut diperiksa sebagai saksi untuk dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut. Jadi, kalau bertanya mengenai kronologi dan penyebab tawuran tersebut, masih kita dalami yah dan kita juga belum bisa menentukan pelaku pembacokan tersebut. Nanti, kalau sudah jelas akan kita informasikan kembali,” pungkasnya. (den/d)






