Ditegaskan Upen, Euis memang merupakan hewan atau satwa yang dikenal buas, untuk itu Ia sering menghimbau dan meminta warga untuk selalu berhati hati, meski hingga saat ini belum pernah ada masyarakat sekitar diserang buaya Euis.
“Dulu dulu setiap hari masyarakat mudah ketemu Euis, siang ketemu, malam ketemu, belum pernah ada yang serang,” tegasnya.
Hingga saat ini, kata Upen masyarakat sekitar belum mengetahui pasti asal muasal dari buaya Euis tersebut, hanya saja munculnya beberapa tahun lalu, sesaat setelah banjir besar melanda sungai Cikso,
“Dulu pas habis banjir muncul buaya Euis ini, kalau saya sejak kecil sudah tahu disini ada buaya, masyarakat aman tidak pernah terganggu dengan kemunculan buaya Euis ini,” bebernya.(Cr2/d)






