Karena, potensi bencana di Kabupaten Sukabumi ini, sangat lengkap. Mulai dari atas gunung berapi sampai ke bawah pantai, berpotensi bencana tsunami, banjir, longsor, pergerakan tanah dan lainnya dan potensinya cukup tinggi. Sehingga Provinsi Jawa Barat menilai Kabupaten Sukabumi ini, merupakan salah satu daerah yang masuk pada market bencana alam.
“Nah, untuk warga sendiri, kami berharap ketika terjadi hujan sedang, tapi lama maupun hujan deras dengan intensitas lama, maka harus waspada. Kalau bisa bagi warga yang tinggal di lereng atau di derah kemiringan yang ekstrem harus mengevakuasi diri secara mandiri ke daerah lebih aman,” timpalnya.
Sementara, bagi warga yang tinggal di sekitaran daerah dataran sungai pun sama harus meningkatkan kewaspadaannya. Karena, dikhawatirkan terjadi meluapnya air sungai dengan curah hujan tinggi. Terlebih lagi, saat terjadinya secara bersama maka akan terjadi run off.
“Jadi air permukaan akan segera terbuang ke drainase dan ke sungai. Sedangkan drainase sungai setiap tahunnya bukannya bertambah, tetapi semakin menyusut atau mengecil dan terjadi endapan. Ssehingga, seharusnya air yang harus dialirkan banyak akan membuat sungai itu meluap dan terjadi banjir,” pungkasnya. (den/d)






