BJB Sekuritas Gunakan Kode Broker “JB”

  • Whatsapp
LAYANAN: BJB siap memfasilitasi aktivitas transaksi efek bagi masyarakat khususnya di Jabar, melalui kehadiran BJB Sekuritas.

BANDUNG – BJB Sekuritas, Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia resmi memperoleh kode broker JB untuk aktivitas perdagangan di lantai bursa. Kode JB ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bursa Efek Indonesia (BEI) No. S-06087/BEI.ANG/12-2020 tanggal 23 Desember 2020.

“Bank BJB siap memfasilitasi aktivitas transaksi efek bagi masyarakat khususnya di Jawa Barat (Jabar), melalui kehadiran BJB Sekuritas,” ujar Direktur Utama BJB, Yuddy melalui keterangan resminya kepada Radar Sukabumi, Senin (4/1).

Bacaan Lainnya

Aksi korporasi ini tentu saja didasari atas pertimbangan dan rencana yang sangat matang, dengan memperhatikan geliat perkembangan transaksi efek dan peluang perluasan pemasaran yang tersedia.

“Melalui BJB Sekuritas, BJB juga hendak berkontribusi lebih nyata dalam mendongkrak literasi dan inklusi keuangan pasar modal yang bermuara pada tujuan optimalisasi potensi ekonomi melalui fasilitas pasar modal,” ujarnya.

Penetapan kode broker dilakukan, setelah Mandiri Sekuritas selaku Anggota Bursa Sponsor (AB Sponsor) dari BJB Sekuritas melayangkan surat permohonan kode broker PED yang dimiliki BJB tersebut. Sebelumnya, BJB telah menunjuk Mandiri Sekuritas sebagai AB Sponsor dari BJB Sekuritas.

Dengan terdaftarnya kode broker JB, aktivitas perdagangan BJB Sekuritas akan lebih mudah terindeks di bursa saham. BJB Sekuritas juga telah menunjuk PT IDX Solusi Teknologi Informasi sebagai mediator remote trading bagi PED.

Setelah aktif beroperasi, BJB Sekuritas akan melayani kegiatan transaksi efek untuk kepentingan sendiri maupun pihak lain, pemasaran efek, pembiayaan transaksi efek, dan kegiatan lain sesuai dengan persetujuan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Keberadaan BJB Sekuritas sebagai perusahaan efek merupakan tonggak baru di industri pasar modal nasional. BJB Sekuritas didirikan untuk menyerap potensi angka pertumbuhan minat berinvestasi saham khususnya di Jawa Barat yang semakin hari kian memperlihatkan antusiasme yang cukup tinggi. Adapun modal awal yang disuntikkan kepada bjb Sekuritas mencapai Rp9,5 miliar,” kata Yuddy.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Single Identification Number (SID) di Jabar per November 2020 sebanyak 252.271. Angka tersebut tumbuh 42,6% dari akhir tahun 2019 sebanyak 177.105. Dengan jumlah penduduk mencapai 50 juta jiwa, pasar Jabar masih sangat atraktif untuk BJB Sekuritas, dikarenakan potensi penetrasi yang tinggi dan dukungan jaringan BJB yang kuat.

Sebagai salah satu tahap awal, bank bjb telah telah menyiapkan strategi untuk bekerja sama dengan universitas dan menjaring investor dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Beriringan dengan itu, bank bjb juga terus bergerak proaktif melakukan upaya-upaya literasi dan inklusi pasar modal secara berkesinambungan.

“Keberadaan BJB Sekuritas sebagai PED pertama di Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menekan praktik investasi bodong di tataran masyarakat. BJB memastikan akan menjangkau calon investor dalam area seluas mungkin guna mengakomodasi kepentingan seluruh kelompok masyarakat dalam memanfaatkan pasar modal dan menjadi investor,” tutup Yuddy. (*/sri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *