Adapun Tim pemeriksa kesehatan itu terdiri dari dari Himpunan Psikologi Indonesia, BNN Provinsi dan IDI Provinsi. Mereka merupakan tim dari Provinsi yang memang bertugas memeriksa seluruh Paslon pada Pilkada serentak di Jabar.
“Sekarang kan harus rumah sakit Tipe A menurut juknisnya. Di jabar satu satunya di Bandung, jadi semua kumpul disana se-Jabar. Makanya kita tidak lakukan di RSUD Syamsudin,” ungkapnya.
Pihak KPU tentunya mempercayakan sepenuhnya kepada Tim pemeriksa kesehatan dari provinsi Jabar. Lantaran KPU tidak mempunyai kewenangan, mereka yang berkompeten, pihaknya hanya menerima hasilnya lalu mengumumpkan.
“Aturanya sudah seperti itu, dipercayakam kepada tiga lembaga tersebut. Setelah ada hasil baru kita umumkan, ” pungkasnya.
Sementara itu, bakal calon Walikota sukabumi, Jona Arizona mengaku sudah menjalani semua rangkaian tes kesehatan. Dirinya optimis tes pemeriksaan hari ini ( kemarin. Red) akan mendapatkan hasil yang bagus.
“Insya Allah saya bebas dari Narkotika, saya selalu hidup sehat. Saya optimis dengan pasangan saya bisa lolos dari pemeriksaan ini,” ujarnya melalui pesan singkat. (bal)



