Namun begitu, lanjut Fiekry yang perlu menjadi perhatian khusus bagi para pengendara baik roda dua maupun roda empat dalam melajukan kendaraannya agar lebih berhati hati karena dibeberapa titik telah masih terjadi longsor dan sedang dilakukan evakuasi.
“Namun masih bisa dilintasi kendaraan, karena masih terdapat pasir dan tanah yang mengakibatkan terjadinya licin di jalan raya harus berhati hati dan waspada,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Rabu, (4/12/2024) dampak hujan deras yang terus mengguyur tanpa henti selama dua hari mengakibatkan tebing tanah di Kampung Cibogo, Desa Bojonggaling, kecamatan Bantargadung kabupaten Sukabumi longsor dan menutup badan jalan nasional Palabuhanratu menuju Sukabumi dan arah sebaliknya tersendat. (ndi/d).






