SUKABUMI — Akibat bencana Sukabumi, 3 Orang dilaporkan meninggal dunia, 4 orang sampai saat ini masih dinyatakan hilang akibat tertimbun longsor.
Hal demikian disampaikan, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana retakan tanah di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (05/12).
“Iya, barusan dapat laporan lagi, katanya ada tiga warga yang meninggal dunia akibat terdampak bencana tanah longsor,” kata Bey Machmudin kepada Radar Sukabumi pada Kamis (05/12).
Untuk jumlah warga yang terdampak bencana alam ini, sambung Bey, masih terus dilakukan update data. Namun demikian, berdasarkan laporan sementara, terdapat tiga warga yang dinyatakan meninggal dunia dan empat warga masih dalam proses pencarian petugas gabungan. “Kalau yang tiga orang itu, katanya jasadnya ini sudah ditemukan,” paparnya.
Saat ini, pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama stakeholder, tengah fokus mengevakuasi warga yang terdampak bencana ke tempat aman serta melakukan penanganan akses jalan yang terputus. “Saat ini, kami masih terus menyalurkan bantuan logistik untuk para penyintas bencana yang berada di lokasi terisolir,” timpalnya.
Masih ditempat yang sama, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena kepada Radar Sukabumi mengatakan, berdasarkan laporan sementara petugas di lapangan, jumlah total korban yang tertimbun longsor tersebut, terdapat tujuh orang. “Dari tujuh korban ini, tiga diantaranya meninggal dunia dan jasadnya sudah ditemukan,” kata Deden.






