POLITIK

Kaca Anti Peluru, Itu Berlebihan!

×

Kaca Anti Peluru, Itu Berlebihan!

Sebarkan artikel ini

JAKARTA— Pasca peluru nyasar bersarang di lantai 16 gedung DPR RI, Ketua DPR, Bambang Soesatyo meminta pemerintah mengkaji agar gedung wakil rakyat ini dilapisi kaca anti peluru.

Hal ini untuk menjaga keselamatan anggota parlemen. Menanggapi itu, Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla menilai usulan tersebut terlalu berlebihan. Mengingat kaca anti peluru harganya sangat mahal.

Bank bjb Tandamata

“Itu berlebihan, yang harus diawasi tempat latihan Perbakin ini, karena mahal sekali kaca anti peluru,” ujar JK di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (16/10).

Oleh karena itu, Wapres 2 periode itu meminta agar area latihan Perbakin yang dilakukan pembenahan. Sistem pengawasannya diperketat, agar tidak lagi terjadi human error.

Jika keinginan Bamsoet itu direalisasikan, diperkirakan akan memakan biaya sangat besar. Mengingat harga kaca anti pelurunya yang sangat merogoh kocek. “Apalagi buat keseluruhan DPR, Masha Allah bagaimana itu, tidak ada di dunia yang seperti itu,” tegasnya.

Lebih jauh JK bahkan mencotohkan rumahnya. Di kediamannya hanya ada satu kamar yang menggunakan kaca anti peluru. Sementara itu tempat lainnya tidak.

Hal itu terjadi karena mahalnya harga kaca anti peluru. “Di tempat saya itu cuma satu kamar, kamar saya saja yang begitu ada kaca anti peluru, lainnya tidak. Karena mahal,” tandasnya.

 

(sat/JPC)