SUKABUMI — Asap hitam tiba-tiba membumbung tinggi di langit Kampung Cipari, RT 014/RW 003, Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Minggu (26/7/2026) pagi. Tidak lama kemudian, kobaran api melalap rumah panggung milik Nadin (67) hingga rata dengan tanah.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.48 WIB itu diduga dipicu korsleting listrik dari bagian atap rumah. Material bangunan yang didominasi kayu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Kepala Desa Sukamaju, Dedih Supandi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pemerintah desa langsung bergerak setelah menerima laporan warga dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan. “Berdasarkan informasi saksi, asap pertama kali terlihat dari atap rumah. Dalam hitungan menit, api langsung membesar dan membakar hampir seluruh bangunan,” ujarnya.
Melihat kobaran api, warga berhamburan menuju lokasi. Dengan peralatan seadanya, mereka bergotong royong berusaha memadamkan api agar tidak merembet ke rumah lain. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut gagal menyelamatkan bangunan.
Sekitar pukul 10.20 WIB, personel Pos Pemadam Kebakaran Jampangkulon tiba di lokasi. Bersama warga, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api. Meski demikian, rumah panggung berukuran 8 x 10 meter itu sudah hangus terbakar dan mengalami kerusakan total.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka. Saat kebakaran terjadi, Nadin sedang berada di luar rumah untuk bekerja sehingga selamat. Namun, seluruh tempat tinggal beserta sebagian besar harta bendanya tidak dapat diselamatkan.





