SUKABUMI – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya akun palsu yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM.
Imbauan ini disampaikan menyusul adanya indikasi penyalahgunaan identitas pejabat untuk menghubungi masyarakat melalui media sosial maupun aplikasi pesan singkat. Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Taufik Hidayat, menegaskan masyarakat tidak boleh mudah percaya apabila menerima pesan, telepon, maupun permintaan untuk menghubungi nomor tertentu yang mengatasnamakan dirinya atau pejabat BKPSDM. Terlebih jika disertai permintaan data pribadi, uang, atau bentuk transaksi lainnya.
“Apabila ada pihak yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM Kota Sukabumi dan meminta masyarakat menghubungi nomor tertentu, memberikan data pribadi, atau melakukan transaksi, kami imbau agar tidak langsung dipercaya. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut melalui kanal resmi BKPSDM Kota Sukabumi,” ujar Taufik kepada Radar Sukabumi, Kamis (23/7).
Menurutnya, modus penipuan digital semakin beragam dengan memanfaatkan identitas pejabat publik untuk memperoleh kepercayaan calon korban. Karena itu, masyarakat diminta lebih cermat sebelum merespons setiap pesan yang diterima, terutama dari nomor atau akun yang tidak dikenal.
Taufik menegaskan BKPSDM Kota Sukabumi tidak pernah meminta masyarakat memberikan informasi pribadi maupun melakukan pembayaran melalui pesan pribadi, media sosial, atau aplikasi perpesanan. Seluruh informasi dan pelayanan resmi selalu disampaikan melalui kanal komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan konfirmasi apabila menemukan informasi mencurigakan. Jangan ragu menghubungi BKPSDM melalui saluran resmi agar terhindar dari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah,” katanya.




