KOTA SUKABUMI

Dinsos-BPS Kota Sukabumi Perkuat Validasi Data Kemiskinan

×

Dinsos-BPS Kota Sukabumi Perkuat Validasi Data Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Koordinasi Dinas Sosial Kota Sukabumi bersama BPS dalam upaya memperkuat sinkronisasi data kemiskinan. Langkah ini diharapkan menghasilkan basis data yang valid sebagai acuan kebijakan penanggulangan kemiskinan.

SUKABUMI – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam upaya meningkatkan kualitas data kemiskinan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Salah satunya melalui koordinasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi yang difokuskan pada validasi, sinkronisasi, dan pemanfaatan data kemiskinan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sukabumi untuk memastikan setiap program penanggulangan kemiskinan disusun berdasarkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan, menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam merancang program perlindungan sosial. “Penanganan kemiskinan tidak cukup hanya dengan program yang baik, tetapi harus didukung oleh data yang akurat. Melalui koordinasi ini kami ingin memastikan proses validasi dan sinkronisasi berjalan optimal sehingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ujarnya, Kamis (23/7).

Menurut Asep, kualitas data sangat menentukan efektivitas pelaksanaan bantuan sosial maupun intervensi pemberdayaan masyarakat. Dengan data yang terus diperbarui, pemerintah dapat lebih cepat mengidentifikasi perubahan kondisi sosial ekonomi warga.

Ia menambahkan, koordinasi dengan BPS juga menjadi bagian dari penguatan tata kelola data terintegrasi antarlembaga. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan basis data yang lebih valid sebagai acuan dalam perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi program penanggulangan kemiskinan.

“Data yang valid akan memudahkan pemerintah menentukan prioritas program, mengurangi potensi kesalahan sasaran penerima manfaat, serta meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran. Tujuan akhirnya adalah mempercepat penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi,” jelasnya.