GUNUNGPUYUH – Mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak menjadi tantangan yang terus dihadapi pemerintah hingga tingkat kelurahan. Upaya ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas, tetapi juga pemenuhan hak anak, perlindungan dari kekerasan, serta terciptanya lingkungan sosial yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Komitmen tersebut diperkuat melalui kegiatan Kelurahan Layak Anak yang digelar di Ruang Pertemuan Kelurahan Gunungpuyuh. Kegiatan ini diikuti Camat Gunungpuyuh, Sekretaris Kecamatan, para lurah se-Kecamatan Gunungpuyuh, serta Kasi Kesejahteraan Sosial sebagai bagian dari penguatan sinergi membangun lingkungan yang berpihak kepada anak.
Lurah Gunungpuyuh, Mamat, menegaskan predikat Kelurahan Layak Anak tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah. “Keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha. Kolaborasi menjadi kunci utama,” ujarnya.
Menurut Mamat, anak adalah aset pembangunan yang harus mendapat perhatian sejak dini. Program di tingkat kelurahan diarahkan untuk mendukung tumbuh kembang anak, memperkuat edukasi keluarga, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan anak, serta mendorong terciptanya ruang ramah anak.
Ia menambahkan, tantangan perlindungan anak semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu membangun kepedulian bersama agar anak-anak terhindar dari kekerasan, perundungan, eksploitasi, maupun pengaruh negatif lingkungan.





