NASIONAL

Megakorupsi Asabri, Publik Tunggu Transparansi Penegakan Hukum

×

Megakorupsi Asabri, Publik Tunggu Transparansi Penegakan Hukum

Sebarkan artikel ini
PENGGELEDAHAN: Penyidik menyisir 12 lokasi, termasuk kafe, money changer, dan rumah mewah.

JAKARTA – Polisi terus mengusut kasus dugaan megakorupsi pengadaan batu bara, pengelolaan dana Asabri-Jiwasraya periode 2020–2025, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT CBS. Hingga Jumat (10/7), penyidik telah memeriksa 15 saksi usai menggeledah 12 lokasi berbeda, termasuk kafe, money changer, apartemen, dan rumah mewah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyebut saksi berasal dari berbagai lokasi, mulai dari Cafe de’CLAN Signature, Koin Money Changer, rumah di Gandaria, hingga kawasan Sentul, Bogor. “Saksi yang diperiksa di antaranya DH, HH, ER, RP, serta sopir dan sekuriti di Sentul,” ujarnya.

Barang bukti yang disita tergolong kelas kakap: emas batangan murni 74 kilogram, uang tunai Rp100 juta, 4,7 juta dolar AS, 14 juta dolar Singapura, serta Rp60 miliar dari brankas kafe dan money changer. Selain itu, belasan boks kontainer berisi dokumen penting, perangkat komputer, hingga lukisan mahal juga diamankan.