SUKABUMI – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menggelar Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 sebagai tindak lanjut pelaksanaan People-Centered Development dan dukungan terhadap program penghapusan kemiskinan ekstrem, sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada Rabu (16/7), diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari Manajer Pengelola, Manajer Data, dan Supervisor Data dari 10 kecamatan lokus pemutakhiran: Nagrak, Parungkuda, Bojonggenteng, Parakansalak, Gunungguruh, Cisaat, Kadudampit, Sukabumi, Gegerbitung, dan Cidolog.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, yang membuka acara secara resmi, menegaskan pentingnya akurasi dan keberlanjutan dalam proses pendataan keluarga. “Pendataan ini bukan sekadar angka, melainkan wajah nyata keluarga yang perlu dilayani secara adil dan tepat,” ujarnya.
Materi yang disampaikan dalam workshop mencakup kebijakan pemutakhiran Data PK‑25, pembangunan keluarga, kependudukan dan KB, serta manajemen data untuk para kader dan manajer. Para narasumber berasal dari Tim Fasilitator Bidang Pengendalian Penduduk, Data, dan Informasi Kependudukan DPPKB yang sebelumnya mendapat pelatihan dari Provinsi Jawa Barat.






