“Workshop ini bertujuan menyamakan persepsi, meningkatkan kompetensi teknis, dan memperkuat koordinasi lintas sektor, agar proses pendataan berjalan akurat, aktual, dan akuntabel,” papar Uus.
Sejumlah rekomendasi yang dihasilkan dari kegiatan ini meliputi penyusunan rencana teknis pemutakhiran data, identifikasi kendala lapangan, serta formulasi solusi dan komitmen bersama untuk memastikan pendataan keluarga terlaksana optimal di seluruh wilayah Sukabumi.
“Kami berharap langkah ini menjadi fondasi dalam menghadirkan data keluarga yang berkualitas, sehingga kebijakan pembangunan bisa dirancang secara inklusif dan berkeadilan, khususnya untuk masyarakat terdampak kemiskinan ekstrem,” tutupnya.(den/d)






