SUKABUMI – Anggota DPR RI Zainul Munasichin menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terkait program Makan Gizi Gratis (MBG). Zainul menyampaikan, masih terdapat banyak kesalahpahaman di kalangan masyarakat mengenai pelaksanaan program tersebut.
“Ini masih tahap awal, jadi dapur-dapur sedang disiapkan oleh para mitra. Bagi yang belum mendapatkan program ini, mohon bersabar karena masih dalam proses persiapan,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini saat melakukan sosialisasi program MBG di beberapa titik di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Pria yang kini duduk di Komisi IX DPR RI ini mengaku, program MBG ini bertujuan untuk menekan angka stunting sejak masa kehamilan. Zainul juga mengungkapkan bahwa sebelum program ini diluncurkan secara resmi oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sudah ada proyek percontohan di beberapa titik, termasuk di Warung Kiara, yang telah berjalan selama satu tahun dan terbukti berhasil.
“Dapur di Warung Kiara betul-betul memenuhi visi Pak Prabowo, salah satunya menggerakkan ekonomi masyarakat lokal,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB ini.
Hingga saat ini, berdasarkan laporan dari BGN, sudah ada 245 dapur yang beroperasi di Indonesia. Dalam tahap kedua nanti, akan ada sekitar 1.000 dapur tambahan yang siap diluncurkan pada 1 April mendatang.
Zainul juga menekankan manfaat dari program MBG bagi masyarakat, di antaranya meningkatkan gizi peserta didik dari tingkat PAUD hingga SMA, menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan masyarakat dalam penyediaan bahan baku makanan, serta membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 50 orang di setiap dapur yang beroperasi.
Lebih lanjut Zainul berharap, masyarakat turut berperan aktif dalam mengawasi jalannya program ini. “Kalau ada dapur di wilayah sekitarnya, masyarakat harus bisa berkomunikasi dan ikut memiliki serta mengawasi agar program ini berjalan sesuai harapan. Dengan adanya program ini, diharapkan upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” harapnya.
Dalam sosialisasi program MBG ini, Zainul didampingi langsung oleh Tenaga Ahli Deputi Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional Dedi Supriadi, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hasim Adnan dan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Bayu Permana. Sosialisasi tersebut berlangsung di Graha Hasim Adnan, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar; Kampung/Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng; serta Kampung Cikubang, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng.(nur)






