SUKABUMI — Dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak-anak berusia 0 hingga 17 tahun kurang satu hari, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi telah menjalin kemitraan dengan sejumlah pelaku usaha di bidang wisata dan kuliner yang memiliki segmen pasar anak-anak.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah melalui Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Ida Widayati kepada Radar Sukabumi mengatakan, bahwa berdasarkan data yang tercatat hingga akhir tahun 2024, jumlah total anak di Kabupaten Sukabumi mencapai 790.868 anak, terdiri dari 407.857 anak laki-laki dan 383.011 anak perempuan.
Sementara itu, capaian kepemilikan KIA hingga Desember 2024 tercatat sebanyak 356.563 anak, dengan rincian 182.583 anak laki-laki dan 173.980 anak perempuan.
“Dari jumlah total anak di Kabupaten Sukabumi yang sudah memiliki KIA di Kabupaten Sukabumi itu, baru mencapai sekitar 45,09 persen,” kata Ida kepada Radar Sukabumi pada Ida pada Rabu (19/02).
“Alhamdulillah, saat ini kami telah memiliki empat mitra KIA yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak pemegang KIA. Mereka cukup datang ke tempat mitra ini dan akan mendapatkan fasilitas tambahan, seperti diskon atau bentuk keuntungan lain yang telah disepakati antara Disdukcapil Kabupaten Sukabumi dengan mitra KIA,” ujarnya.
Empat mitra yang telah bergabung dalam program pemanfaatan KIA ini antara lain, Kolam Renang Ryzzy Azzahra Selabintana, Zara Cafe dan Toko Asri di Jalan Bhayangkara, Kota Sukabumi, dan Barca Futsal di Citengkor, Kecamatan Cisaat.






