KABUPATEN SUKABUMI

Bantu Korban Bencana di Sukabumi, Menteri Sosial Salurkan Hampir Satu Miliar 

×

Bantu Korban Bencana di Sukabumi, Menteri Sosial Salurkan Hampir Satu Miliar 

Sebarkan artikel ini
Menteri sosial RI Saefullah Yusuf
Menteri Sosial RI Saefullah Yusuf saat mengunjungi warga korban terdampak bencana di Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan

SIMPENAN – Kunjungi lokasi warga terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, kabupaten Sukabumi Menteri Sosial RI Saefullah Yusuf salurkan bantuan kepada ratusan masyarakat.

Kedatangan menteri sosial RI Saefullah Yusuf didampingi deputi bidang penanganan kebencanaan ada BNPB Mayjen TNI Lukmansyah, sekretaris daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, Dandim 0622 Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra, Wakapolres Sukabumi Kompol Rizka Fahdila serta jajaran forkompimcam Simpenan.

Bank bjb Tandamata

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam kunjungan kerja ke Kampung Cisarakan tersebut memberikan bantuan penanganan korban bencana banjir dan tanah longsor di kabupaten Sukabumi tahun 2024 senilai total Rp981.570.000.

Adapun, rincian bantuan sosial Kemensos di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Sukabumi terdiri dari santunan kepada ahli waris korban bencana alam, bantuan perlengkapan ibadah sebanyak 10 paket, bantuan sembako sebanyak 250 paket, bantuan logistik tanggap darurat, bantuan snack dan susu UHT 200 paket, santunan Kemensos diberikan kepada 8 ahli waris untuk 10 korban bencana alam masing-masing Rp15 juta.

Saat diwawancara Menteri Sosial RI Saefullah Yusuf kedatangannya selain menyalurkan bantuan juga untuk menyampaikan bela sungkawa kepada korban yang meninggal dunia, dimana menurutnya seperti diketahui bersama di wilayah kabupaten Sukabumi banyak terjadi benacana alam banjir bandang dan tanah longsor.

“Hari ini kita tahu bahwa banyak kejadian mungkin karena curah hujan, dan tentu kita minta semuanya bisa waspada saling mengingatkan,” ungkapnya.

Dijelaskan Saefullah Yusuf, pemerintah telah memiliki prosedur dalam menangani bencana, dengan berkolaborasi dengan BNPB, kemensos, pemda, TNI, Polri, Basarnas dan juga relawan relawan terlatih lain yang semuanya telah disiapkan unruk saling memberikan dukungan.

“Juga bantuan mulai dari evakuasi, kalau diperlukan selter penangnan, dapur umum, logistik lain lain dipersiapkan, setelah itu tahap rehabilitasi, karena belajar dari pengalaman pengalaman sebelumnya makin tahun penanganan bencana makin solid atas kerjasama dari semua pihak,” jelasnya.