KABUPATEN SUKABUMI

Bantu Korban Bencana di Sukabumi, Menteri Sosial Salurkan Hampir Satu Miliar 

×

Bantu Korban Bencana di Sukabumi, Menteri Sosial Salurkan Hampir Satu Miliar 

Sebarkan artikel ini
Menteri sosial RI Saefullah Yusuf
Menteri Sosial RI Saefullah Yusuf saat mengunjungi warga korban terdampak bencana di Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan

Gus Iful mengapresiasi penanganan kebenacanaan di wilayah Kabupaten Sukabumi yang terasa sekali guyubnya rukunny, dari berbagai pihak sehingga masyarakat yang terdampak, masyarakat yang dipengungsian merasa umumnya dilayani dengan baik.

“Yang penting saat ini bagi masyarakat luas, mari kita waspada pemerintah bekerja, tapi kita minta masyarakat juga waspada, mengerti apa yang harus dilakukan ketika ada bencana, pada dasarnya tinggal gempa yang belum pernah kita ketahui kapan terjadinya,” terangnya.

Bank bjb Tandamata

“Tapi dengan tekhnologi misalnya dengan yang lain bisa diketahui sekalipun bisa kita ketahui kalau kita peduli, dan mengenali lingkungan kita, karena umumnya longsor itu dimulai dari longsor sedikit sedikit, kemudian binatang atau hewan hewan yang ada di daerah itu juga keluar secara bertahap, itu juga ada tanda tandanya maka itu kita perlu kewaspadaan terutama kepada masyarakat yang tinggal ditebing tebing, tinggal dilereng lereng,” imbuhnya.

Hal itu perlu dilakukan, kata Gus Iful lagi, terlebih masyarakat sekitar sudah dipastikan mengenali darerahnya dengan baik, untuk itu jika sudah ada tanda tanda masyarakat diminta segera mengungsi ke tempat saudara atau pun tetangganya, ataupu dimana yang bisa dijangkau.

“Kalau memang memungkinkan minta bantuan sama pemerintah desa itu juga sangat baik. Kemudian bagi mereka yang lagi dalam perjalanan sekarang ada hujan angin dengan curah yang sangat tinggi sebaiknya istirahat ditempat yang aman jangan meneruskan perjalanan sampai hujannya itu benar benar reda,”

“Inilah harapan harapan kita untuk saling menjaga, untuk saling mengingatkan supaya bisa kita menghindari adanya korban lebih banyak lagi,” ucapnya.

Ditegaskan Gus Ipul, namun begitu pemerintah telah siap, salah satunya kementrian sosial telah memiliki lumbung lumbung sosial di 700 titik di seluruh Indonesia yang ditempatkan di daerah rawan rawan bencana, lumbung sosial itu didalamnya ada family gate, ada tenda pengungsian, tenda keluarga, kasur, pakaian untuk wanita, makanan cepat saji, dan lain sebagainya.

“Sudah siap, tetapi kalau itu belum cukup biasanya nanti akan kordinasi dan bekerjasama dengan pemda kabupaten, atau pemkot. Prinsipnya salter dan logistuk itu meluncur setalah ada penetapan kedaruratan dari pemda kabupaten maupun pemkot, itu prosedurnya seperti itu,” tandasnya. (Ndi)