KABUPATEN SUKABUMI

Musim Barat, Kasatpol Airud Polres Sukabumi Himbau Nelayan Tak Nekat Melaut

×

Musim Barat, Kasatpol Airud Polres Sukabumi Himbau Nelayan Tak Nekat Melaut

Sebarkan artikel ini
MELAUT : Sejumlah nelayan pada saat melakukan aktivitas melaut di Teluk Palabuhanratu.
MELAUT : Sejumlah nelayan pada saat melakukan aktivitas melaut di Teluk Palabuhanratu.

SUKABUMI— Memasuki musim penghujan dan juga angin barat, jajaran Satpol Airud Polres Sukabumi gencar lakukan sosialisasi himbauan kepada para nelayan untuk berhati-hati dan tidak memaksakan melaut.

Hal itu dilakukan, mengingat saat ini dalam beberapa waktu terakhir hujan dengan intensitas tinggi mengguyur di wilayah perairan Palabuhanratu, secara umum perairan kabupaten Sukabumi mulai dari selatan Tagel Buleud hingga Cisolok.

Bank bjb Tandamata

Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar mengatakan, hasil pemantauan dilapangan dan juga sesuai dengan prakiraan BMKG gelombang di Pantai Selatan mulai dari Tegalbuleud sampai dengan Cisolok Cibareno cukup tinggi ditambah angin juga kencang

“Jadi rata-rata untuk gelombang di ketinggian 1,5 sampai 2 meter, bahkan kalau anginnya cukup deras sampai ke 2,5 meter, untuk gelombang lumayan tinggi,” ujar AKP Tenda Sukendar.

Dengan kondisi tersebut, Tenda Sukendar menyebut sangat sangat berpengaruh terhadap para nelayan, terlebih saat ini sudah memasuki musim barat ataupun angin barat.

“Kalau bahasa orang nelayan ini angin barat, jadi lumayan cukup ekstrim, dan berpengaruh kepada nelayan, jadi kami meminta untuk berhati-hati, nelayan sebaiknya cari situasi yang landai baru melaut,” jelasnya.

“Nelayan kan punya naluri, ya kalau diperkirakan aman masih bisa dia melaut, kalau dirasa diperkirakan tidak aman berarti sebaiknya dia tidak turun melaut,” imbuhnya.

Untuk itu, mengantisipisasi terjadinya laka laut terhadap para nelayan, Tenda Sukendar dalam beberapa hari ini jajaran Satpol Airud Polres Sukabumi tidak bosan bosan menyampaikan himbauan kepada para nelayan untuk tidak memaksakan melaut.

“Iya sejak beberapa hari ini, kami rutin menghimbau kepada para nelayan, dengan cuaca ekstrem ini, untuk satu bulan ini mulai dari awal Januari kemarin, untuk tidak memaksakan laut mencari ikan kalau cuacanya ekstrim hujan lebat gelombang tinggi dan angin cukup deras,” terangnya.

“Kami sudah informasikan kepada jajaran Polsek yang ada wilayah pantainya dan kepada satpolaroid untuk menghimbau kepada para nelayan untuk tidak memaksakan bilamana cuaca ekstrem untuk melaut,” ucapnya.

Ditegaskan Tenda Sukendar, sejauh ini untuk keselamatan nelayan ditengah cuaca ekstrim gelombang tinggi dan angin kencang masih aman dan kondusif belum terjadi hal hal yang tidak diinginkan atau laka laut.

“Alhamdulillah untuk laka laut minggu ini tidak ada, ada juga untuk bulan kemarin Januari ada dua kejadian menjadi dua kejadian di perairan wilayah Ujung Genteng,” tandasnya. (ndi/d).