SUKABUMI – Diduga korsleting listrik, rumah semi permanen milik warga bernama Mak Puah di Kampung Pasirmenyan, RT 024/005, Kedusunan Batulayang, Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran, hangus terbakar. Alhasil, rumah tersebut kini nyaris rata dengan tanah.
Tidak ada korban jiwa dalam bencana kebakaran rumah tinggal tersebut, hanya saja pemilik rumah besera seluruh keluarganya harus rela dievakuasi untuk sementara waktu ke rumah saudara terdekatnya.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Pabuaran, Rida Agung Yogasmara mengatakan, peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (14/04) sekira pukul 01.30 WIB, diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Sebab, saat kebakaran terdapat beberapa warga setempat yang merupakan tetangga rumah korban kebakaran itu, melihat percikan api dari atap rumah korban.
“Kebakaran tersebut terjadi ketika warga tengah melakukan persiapan hidangan untuk sahur,” kata Rida kepada Radar Sukabumi pada Jumat (15/04).
Warga yang melihat kejadian itu, sontak dan langsung berbondong untuk melakukan gotong royong dengan peralatan seadanya. Namun bangunan rumah dan seluruh isinya tidak dapat terselamatkan, karena api dengan cepat menghanguskan bangunan yang terbuat dari kayu dan bambu tersebut.
“Api berhasil dipadamkan setelah warga berjibaku dengan api yang besar,” imbuhnya.
Berdasarkan asesmen petugas di lapangan, total kerugian materi yang dialami keluarga korban akibat bencana kebakaran ini ditaksir sekitar Rp65 juta. “Hari ini, warga bersama petugas gabungan sedang memberisihkan material bangunan yang te
rbakar itu,” pungkasnya. (Den/d)






