PALABUHANRATU – Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra bersama tim satgas pangan melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/2).
Kedatangannya tersebut untuk mengecek ketersediaan minyak goreng dan harga.
Dalam sidak tersebut, Dedy satu persatu menyambangi para sembako yang menjual minyak goreng. Dia menanyakan soal harga dan ketersediaan barang selama ini.
“Alhamdulillah, hasil dari pemantauan tadi, ketersediaan minyak goreng saat di pasar Palabuhanratu masih ada.
Baik itu minyak goreng premium, kemasan sederhana maupun curah, tetapi yang curah ini tinggal sedikit, karena sudah lama tidak diambil dan harganya masih mahal,” ujar Dedy kepada awak media seusai peninjauan pasar, Kamis (3/2).
Dedy pun disinggung soal ada atau tidaknya oknum agen minyak goreng yang nakal, sehingga menyebabkan memakai harga yang lama.
Dia menegaskan hal tersebut tidak ada. Sebab berdasarkan pengakuan pedagang masih menjual minyak goreng stok lama yang sebelumnya dibeli dengan harga mahal atau harga lama.
“Tidak ada kenakalan, karena pengakuan mereka beli masih harga mahal, sehingga mereka juga menjual dengan harga lama. Tetapi mereka berjanji akan menghabiskan stok lama dahulu, kalau datang stok baru, barang baru atau dari distributor baru, nanti akan dijual dengan harga baru,” ucap Dedy.
Dedy juga menyebut, sebagian pedagang ada yang sudah menjual minyak goreng sesuai harga ketentuan dari pemerintah. “Tadi kami temukan, satu merek yang didrop dari agen, harganya sudah sesuai ketentuan pemerintah,” tegasnya.
Di sisi lain, Dedy menegaskan Unit Tipider Polres Sukabumi yang membawahi satgas pangan, sudah mencatat dan mengambil struk-stuk dari para pedagang. Hal itu untuk menyelidiki lebih dalam lagi, terkait dari agen dan distributor mana saja pedagang mendapat stok minyak gorengnya.






