BANDUNG – Sudah tiga bulan Kim Jeffrey Kurniawan menepi dari lapangan hijau. Tak lain karena cedera yang dialaminya. Kim sendiri belum bisa memastikan kapan cederanya akan sembuh. Yang jelas, pemain naturalisasi asal Jerman itu melihat progres kesembuhannya hari demi hari. “Kita harus lihat hari per hari, mudah-mudahan ada kemajuan lebih baik dari sebelumnya,” kata Kim.
Kim sendiri mengaku tidak ada trauma yang diakibatkan cederanya. Musababnya, pemilik nomor punggung 23 itu sudah sering mengalami cedera. “Dalam sepakbola cedera hal wajar. Jadi tidak pernah ada trauma, kalau sakit ya memang sakit,” ujarnya.
Cedera patah tulang fibula kaki kirinya itu bukan yang parah dalam karir Kim. Ia mengaku pernah mengalami yang terparah. “Paling parah itu cedera lutut. Tapi itu masih usia 19 tahun. Itu hampir setahun tidak main,” tukasnya.
Sementara itu, Tim medis Persib yang diwakili oleh Rafi Ghani pun menjelaskan soal hasil x-ray yang dimiliki kim. Dari analisanya, Kim memang masih perlu waktu untuk sembuh dan berlatih dengan normal. “Kim kemarin sudah melakukan x-ray foto terakhir, karena minggu ini sudah masuk minggu ke-12, hasil foto x-ray-nya memang sudah ada pembentukan kalus atau tulang muda dibagian yang fraktur di bagian yang patah,” jelas dokter tim Persib itu pada wartawan.
Menurutnya proses penyembuhan cedera Kim sudah dalam jalur yang tepat. Perlahan tulang muda pun mulai terbentuk setelah dirinya dihajar oleh tackle brutal Rudi Widodo saat menghadapi Persija musim lalu. Baginya masih ada waktu 4 pekan yang harus ditempuh Kim supaya dirinya bisa kembali merumput seperti biasa. “Tapi dari hasil itu memang pembentukan kalusnya belum sempurna artinya butuh waktu lagi sesuai prediksi saya 12-16 minggu dari kejadian fraktur. Ini baru minggu 12 jadi butuh waktu lagi biar pembentukannya lebih sempurna,” jelas Rafi. (pra)



