JAKARTA – Memasuki 2018, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendapat mandat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mandat yang diberikan Jokowi adalah menjaga ketersediaan dan stabilisasi harga bahan pokok dan barang penting serta mengutamakan penyerapan produksi dalam negeri, meningkatkan ekspor dan menjaga neraca perdagangan, serta membangun dan merevitalisasi pasar rakyat.
Untuk menjalankan mandat ini, Mendag Enggar mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan pemerintah di sektor perdagangan.
“Kehadiran ekonomi digital sebagai bagian dari revolusi industri 4.0 menjadi fokus perhatian dunia karena telah membawa perubahan besar dalam pola perdagangan saat ini,” kata Enggar di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin (31/1).
Dia menjelaskan, pada 2025, nilai ekonomi digital mencapai USD 3,5 triliun atau 4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia. Nilai ini, menurutnya, diprediksi meningkat 11 persen per tahun dalam lima tahun ke depan.
Dalam mendukung stabilitasi harga dan pasokan bahan pokok, Kemendag meyakini basis data secara online dan real time merupakan kunci perumusan kebijakan stabilisasi harga yang efektif.




