NASIONAL

Pengamat Sebut Luhut Tak Punya Nyali Menutup Akses Bandara Untuk Orang China

×

Pengamat Sebut Luhut Tak Punya Nyali Menutup Akses Bandara Untuk Orang China

Sebarkan artikel ini
Luhut Binsar Panjaitan. Foto net

JAKARTA– Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menyesalkan masuknya puluhan WNA China masuk Indonesia melalui Bandara Internasional Hasanudin, Makassar di saat penerapan PPKM Darurat.

Ia menilai, masuknya puluhan warga negara tirai bambu itu ke Indonesia telah mencederai rasa keadilan anak bangsa oleh pemerintah.

Bank bjb Tandamata

“Peristiwa tersebut tentu sangat mengusik rasa keadilan anak bangsa, di tengah rakyat sendiri berdiam di rumah,” kata Jamiluddin kepada Pojoksatu.id (grup radar sukabumi) di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Karena itu, ia meminta kordinator PPKM Darurat, Luhut Binsar Panjaitan untuk menutup akses bandara Internasional selama memberlakukan PPKM Darurat.

“Masalahnya, apakah Luhut punya nyali menutup semua pintu masuk demi keselamatan anak negeri?,” tutur Jamiluddin.

Ia mengatakan, Luhut harus tegas melarang WNA masuk ke Indonesia selama PPKM Darurat baik tujuan bekerja maupun berwisata.

“Harus berani menutup semua pintu masuk dari luar baik melalui bandara, pelabuhan, dan perbatasan untuk mencegah virus varian baru corona yang berasal dari luar negeri,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 TKA China tiba di Bandara Hasanuddin, Makassar, Sulsel, pada Sabtu (3/7) malam. Kedatangan itu masuk pada hari pertama PPKM Darurat Jawa-Bali.

TKA asal China tersebut masuk ke Sulawesi untuk bekerja di perusahaan smelter yang terletak di Kabupaten Bantaeng, Sulsel.