KOTA SUKABUMI

Kaligrafi Lemka Sampai ke Malaysia

×

Kaligrafi Lemka Sampai ke Malaysia

Sebarkan artikel ini

GUNUNGPUYUH – Tidak banyak orang yang bercita-cita menjadi menjadi seorang kaligrafer. Heru Purnawan, santri asal Riau ini berkemauan berbeda dengan orang lain seusianya.

Pemuda 16 tahun itu sebelumnya mengaku tertarik dengan kaligrafi, saat dirinya mengikuti lomba hafiz Al Quran. Ia berkeinginan untuk belajar kaligrafi seperti temannya yang sudah belajar kaligrafi di Lembaga Kaligrafi Al Quran (Lemka) di Jalan Bhineka Karya No.53 Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

Bank bjb Tandamata

“Saya senang sekali di Lemka, karena belajar kaligrafi. Tapi sebelumnya saya belum punya bekal untuk belajar kaligrafi seperti orang-orang,”kata Heru kepada Radar Sukabumi, senin (15/1).
Tekadnya yang kuat untuk belajar kaligrafi, jarak yang sangat jauh tidak menjadi halangan baginya.
“Yang penting tujuan saya sampai belajar kaligrafi, saya senang,”ungkapnya.

Pesantren yang didirikan oleh KH Didin Sirojuddin AR pada 1998 itu, kini sudah menciptakan sejumlah maha karya. Dari 140 santri yang terdiri dari santri laki-laki dan wanita, setiap santrinya membuat karya.
“Diantara karya-karya santri itu sengaja kita bagikan ke lingkungan sekitar dan di Jakarta. Kalau dijumlah, santri itu ada 140 berarti ada 140 karya,”kata Pimpinan Pesantren Lemka KH Didin Sirojuddin.

Selain banyak menciptakan karya, menurut Didin, karya yang dihasilkan para santrinya banyak dipesan baik untuk dijual ataupun dipamerkan di pameran kaligrafi. “Seperti kemarin itu terakhir ada pesanan sebanyak 25 kecil-kecil,”tuturnya.