Ramadan Bulan Penuh Muhasabah Diri

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Puji syukur kita persembahkan ke hadirat Allah SWT yang telah mencurahkan berbagai nikmat-Nya kepada seluruh alam. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Besar Muhammad Saw beserta keluarga, shahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana kita maklumi bahwa bulan Ramadhan adalah bulan diwajibkannya umat Islam menjalankan ibadah puasa yang merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima.

Terlebih lagi, ramadhan merupakan bulan yang agung yang dinantikan oleh seluruh umat islam di dunia. Di bulan ini, umat Islam berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan. Namun, dalam melakukan kebaikan tersebut harus disertai dengan niat yang ikhlas dan kesabaran. Karena di dalam bulan tersebut banyak cobaan yang harus dihadapi sehingga akhirnya bisa meraih pahala yang agung dari Allah.

Kita ketahui bersama, bahwa bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan yang paling dimuliakan Allah SWT dari 12 bulan yang ada. Bahkan, bulan suci Ramadhan ini, memiliki multiplier effect positif bagi kehidupan masyarakat. Pertama, diyakini mampu menaikan self quality atau kualitas diri ummat Islam.

Seperti potensi melaksanakan bersedekah menjadi semakin tinggi. Karena, termotivasi dengan banyak keuntungan yang didapat sebagaimana janji Allah yang dijelaskan dalam Al-Quran dan hadits. Diantaranya, orang berserakan akan mendapatkan naungan di hari akhir (H.R Bukhari, 1421).

Dan yang kedua, sedekah memberi keberkahan kepada harta. Harta tidak akan berkurang dengan sedekah dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya. (H. R. Muslim, 2588). Serta yang ketiga, Allah melipatgandakan pahala bersedekah.

Sesungguhnya, orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki mapun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan ganjaranya kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak (QS, Al-Hadid : 18 dan QS. Al-Baqarah: 245).

serta serakah dapat menjauhkan dari api neraka. Jauhilah api neraka, walaupun hanya dengan bersedekah sebiji kurma, jika kami tidak punya, maka bisa dengan kalimat thayyibah. (H.R Bukhari, 6539, Muslim,1016).

Berdasarkan keyakinan kita kepada Allah SWT atas firmannya, seperti tersebut. Saya selaku Kepala Daerah Kabupaten Sukabumi berupaya menindaklanjutinya di muhibbah ramadhan tahun ini. Diantaranya, dengan memberikan apresiasi kepada 1000 imam masjid yang tersebar di 10 totok kecamatan, termasuk buat imam masjid yang ada di wilayah Kecamatan Gegerbitung.

Banyak istilah untuk bulan Ramadhan ini, yaitu bulan suci, bulan penuh rahmah, bulan maghfirah, bulan berkah, bulan sabar, bulan Quran, bulan shadaqah, bulan pendidikan dan madrasah orang-orang yang beriman. Karena di sela hari-hari dalam bulan tersebut, setiap amal kebajikan akan Allah lipatgandakan pahalanya.

Untuk memanfaatkan momentum itu, kami mengajak agar seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya warga muslim untuk melakukan muhasabah diri yang dikenal pula dengan sebutan wawas diri.

Untuk itu, selama bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah kami bersama jajaran akan melakukan muhibbah ramadhan dengan berkeliling Kabupaten Sukabumi yang memiliki tajuk Dengan Kegiatan Muhibbah Ramadan Mari Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Sebagai Ikhtiar Dalam Membangun Kabupaten Sukabumi Religius, Maju dan Inovatif Menuju Masyarakat Sejahtera Lahir dan Batin.

Pada intinya, kita harus bersyukur dalam menghadapi suatu apapun. Karena, memang tantangan hari ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun kedepannya juga, harus ditanamkan rasa syukur yang semangat untuk terus menjawab persoalan dengan sabar. Dan Allah telah mengingatkan agar kita selalu bermuhasabah dalam kehidupan keseharian kita.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Pos terkait