Juga, ada Monumen Perang Kuning. Ketika warga Tionghoa dan Jawa bersatu melawan Belanda. Tahun 1700-an.
Ada pula kelenteng full dewa: Po An Bio.
Begitu banyak bangunan peninggalan masa lalu. Besar dan kecil. Termasuk sampai ke dalam gang-gang sempitnya.
Dari banyak kekayaan itu, baru sedikit yang berhasil diselamatkan. Selebihnya masih seperti telantar.
Terlalu mahal bagi Pemda Rembang –salah satu kabupaten termiskin di Jateng– untuk membangun keseluruhan Lasem.
Untungnya, Kementerian PUPR mulai turun tangan. Terlalu sayang kalau Lasem telantar lebih lama lagi.





