Itu kenyataanya. Melihat sejarah, faktanya selalu begitu. Namun, jika berbeda. Sejarah baru, Rencana jaya bukan lagi tidak Jaya. Bukan menyepelekan, itu berdasarkan fakta dan data. Jarang sekali benteng roboh diserang dari luar, yang banyak terjadi benteng besar rusak karena orang didalam bentengnya rusak.
Mungkin itu opini, seperti di film Troy dengan istilah ‘Kuda Troya’. Tak perlu dijelaskan, mungkin semua sudah tahu. Itu rencana, jika gagal. Maka sesuai rencana, jika sukses tidak sesuai rencana dan ada yang tidak Jaya.
Pada Akhirnya, Rencana Jaya yang sudah tidak jaya akan tergantikan. Bisa saja yang sudah dinyatakan mati, bisa saja bangkit dengan tampilan berbeda.
Ataupun sudah saja pasrah, orang lain yang mengantikan. Dan Rencana Jaya hanya sebuah catatan bahwa pernah ada dan Jaya. Bisa kembali bisa juga tidak, tergantung rencana. Jaya atau Tidak, tergantung dibubarkan atau tidak. (*)




