Ade Armando membantah melakukan pemotongan, menegaskan hanya mengomentari video yang sudah viral. Sementara Abu Janda menilai laporan terhadap dirinya bermuatan dendam politik.
Kasus ini menambah sorotan publik terhadap dinamika politik dan hukum di Indonesia, sekaligus mengingatkan kembali peran JK sebagai tokoh perdamaian yang pernah menyatukan bangsa di masa konflik.(*)





