Kepala negara pun menyebut, kepemimpinan Partai Golkar pun sangat terbuka. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa Golkar sangat Indonesia sentris.
“Kita bisa lihat sejarah Ketum Golkar, dari mana saja, ada yang dari Jawa Agung Laksono, Setya Novanto, Airlangga Hartarto. Ada juga yang dari Sumatra, Aburizal Bakrie dari Lampung, Akbar Tanjung dari Tapanuli Tengah. Ada juga yang dari Sulawesi, bapak Jusuf Kalla dari Makassar, dan Ketum sekarang dari tanah Papua. Artinya Partai Golkar ini Indonesia banget,” pungkas Jokowi.(*)




