Candra mengungkapkan, dua jenazah tersebut sudah dibawa ke puskesmas guna dilakukan otopsi. Termasuk juga anak korban yang masih balita sudah diberikan perwatan. “Demikian pula anak dari almarhum yang masih Balita menjadi korban keganasan oranh tidak dikenal yaitu jari tangannya dipotong,” katanya.
Candra mengaku, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi guna memburu kelompok bersenjata tersebut. “Terkait siapa pelakunya masih belum diketahui dan saat ini para saksi-saksi sedang dimintai keterangan di Polres Yalimo,” pungkasnya.






