POLITIK

Saat Prabowo Kenang Seangkatan dengan SBY, Sama-sama Jadi Presiden

×

Saat Prabowo Kenang Seangkatan dengan SBY, Sama-sama Jadi Presiden

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto di peresmian gedung baru Kampus Bhineka Tunggal Ika Universitas Pertahanan (Unhan) RI di Kawasan IPSC, Sentul, Bogor, Rabu, 11 Januari 2025/Repro
Presiden Prabowo Subianto di peresmian gedung baru Kampus Bhineka Tunggal Ika Universitas Pertahanan (Unhan) RI di Kawasan IPSC, Sentul, Bogor, Rabu, 11 Januari 2025/Repro

JAKARTA — Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Presiden RI Prabowo Subianto mengenang momen masa mudanya bersama Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat meresmikan gedung baru Kampus Bhineka Tunggal Ika Universitas Pertahanan (Unhan) RI di Kawasan IPSC, Sentul, Bogor, Rabu, 11 Januari 2025.

Di hadapan para tamu undangan dan kadet mahasiswa Unhan, Prabowo mengungkapkan bahwa ia dan SBY memiliki kisah yang unik sebagai rekan seangkatan ketika masuk pendidikan militer.

Bank bjb Tandamata

Dengan gaya khasnya yang humoris, Prabowo mengungkap bahwa SBY lulus terlebih dahulu, sementara dirinya diberi tambahan pendidikan satu tahun. “Saya dan Pak SBY mempunyai sejarah khusus, bahwa kita pernah satu angkatan waktu masuk taruna. keluarnya beliau tahun 73, karena almamater waktu itu sangat peduli sama saya, sangat cinta sama saya, saya ditambah pendidikan satu tahun,” ujar Prabowo disambut tawa dan tepuk tangan audiens.

Prabowo kemudian menambahkan dengan nada bercanda bahwa lembaga pendidikan militer mampu melihat kualitas calon pemimpin bangsa. Buktinya dirinya dan SBY sama-sama keluar menjadi Presiden RI.

“Karena mungkin demikian hebatnya lembaga pendidikan kita, mereka bisa lihat kader-kader ini sudah matang, silakan keluar. Yang belum, ya ditambah satu tahun. Tapi dua-duanya jadi Presiden RI, gitu lho,” ujarnya, yang kembali disambut gelak tawa.

Di tengah candanya, Prabowo tetap mengingatkan para kadet untuk meneladani sosok SBY, bukan dirinya. “Tapi para kadet, siswa, yang harus kalian contoh itu Pak SBY ya. Jangan macam-macam kalian. Saya ini termasuk anomali,” tambahnya.