Luhut berpendapat mungkin saja di Indonesia pada 10 tahun mendatang orang Indonesia makin dewasa dan tidak mempersoalkan hal yang berkaitan dengan agama dan sukunya. Pada saatnya, masyarakat Indonesia akan memilih pemimpin bukan berdasarkan latar belakang agama dan sukunya.
“Tapi kita melihat kemampuannya, karakternya, background, untuk memanage negara ini. Tapi hari ini, kita meski jujur, tidak mungkin kalau bukan orang Jawa bisa presiden republik ini,” demikian pendapat Luhut.






