JAKARTA — Pakar telematika sekaligus aktivis demokrasi, Roy Suryo mengatakan pembubaran paksa acara diskusi “Silaturahmi Kebangsaan Diaspora bersama Tokoh dan Aktivis Nasional” yang digelar Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, mencerminkan kemunduran demokrasi.
Demikian disampaikan, Roy Suryo yang dikutip Selasa (1/10). “Dibubarkan oleh kelompok brutal yang tidak demokratis, dan dibiarkan oleh aparat keamanan. Ini sangat buruk bagi demokrasi di republic ini,” kata Roy.
Roy memandang acara diskusi tersebut sangat penting karena membahas kondisi terkini bangsa dengan kehadiran tokoh-tokoh yang memiliki kapasitas dan kapabilitas tinggi.
Namun sayangnya acara tersebut secara brutal dibubarkan oleh sekelompok preman yang datang mengenakan masker untuk menutupi wajah mereka.
“Ini jelas menunjukkan sikap pengecut mereka,” kata Roy.






