“Karena kalau skandal itu tidak ada hubungannya dengan kepentingan publik, tidak ada soal. Tapi hal yang sifatnya privat dijadikan alat untuk memanipulasi keinginan-keinginan politis tertentu, itu yang kita lihat,” tegasnya.
Rocky mencontohkan skandal seksual yang terjadi di pemerintahan Malaysia menjadi skandal politik untuk menjatuhkan lawan, dan berujung pada wisdom politik.
“Tapi kita mau melihat Indonesia, sebetulnya dari sudut bagaimana demokrasi kita dimanipulasi oleh Pak Jokowi, dan Jokowi sendiri adalah orang yang menunggangi banyak skandal,” tandasnya. (*)






