“Sebab banyak kelompok maupun juga di publik menanyakan pola pengelolaan pemerintahan di masa dirinya yang banyak permasalahan,” ujarnya.
Lebih dari itu, Efriza memperkirakan Jokowi tidak mau kehilangan muka pasca lengser dari pemerintahan, sehingga harus kembali berpolitik secara aktif melalui partai politik. “Di sisi lain, ia juga harus menyelamatkan nama baik dirinya, legacynya, dan keluarganya,” demikian dosen ilmu pemerintahan UNPAM itu berpendapat.(*)






