SUKABUMI – Momentum pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 yang bakal digelar pada 27 November semakin menarik perhatian publik. Satu diantaranya yaitu di Kota Sukabumi yang memiliki tiga kandidat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Ketiga pasangan calon ini, yakni pasangan nomor urut 1 Achmad Fahmi-Dida Sembada, lalu paslon nomor urut 2 Ayep Zaki-Bobby Maulana, dan paslon nomor urut 3 Mohamad Muraz-Andri Hamami. Tiga kandidat tersebut memiliki kans kuat dan didukung orang orang sohor atau tokoh di Kota Sukabumi.
Salah satunya paslon nomor urut 3 Mohamad Muraz-Andri Hamami atau yang dikenal dengan pasangan MAJU (Muraz Andri Juara). Mohamad Muraz merupakan Wali Kota Sukabumi periode 2013-2018 bersama Achmad Fahmi yang menjadi wakilnya kala itu dan saat ini menjadi lawan politiknya di Pilkada 2024. Bahkan Muraz terakhir kali menjabat sebagai anggota DPR RI selama lima tahun.
Sementara Andri Hamami merupakan Wakil Wali Kota Sukabumi periode 2018-2023. Dia mendampingi Achmad Fahmi selama satu periode dan saat ini mendampingi Muraz.
Kekinian, pasangan MAJU ini mendapatkan sokongan dukungan dari mantan Sekda Kota Sukabumi Hanafie Zain. Ia mengaku banyak dari rekan rekan kerja dan masyarakat yang meminta petunjuk siapa yang harus dipilih pada perhelatan pesta demorasi 5 tahunan ini.
“Ya, banyak teman, mantan rekan kerja dan lain lain yang minta petunjuk pilih siapa dalam pesta demokrasi Pilkada?. Saya jawab pilihlah mengunakan akal sehat,” ujar Hanafie Zain kepada radar sukabumi, pada Selasa (19/11).
Namun dirinya tidak menutup diri perhelatan Pilkada 2024 akan memilih pasangan MAJU dan tentunya dengan alasan yang jelas serta mempercayai Mohamad Muraz mampu memimpin Kota Sukabumi kembali.
“Kalau kalian tanya pilihan saya, akal sehat saya memilih pak Muraz, karena beliau itu mempercayai saya mendampingi beliau menjadi sekda pada waktu itu selama 5 tahun tampa mahar. Sudah begitu saja,” pungkasnya. (ris)





